• Selasa, 4 Oktober 2022

Syafril Sjofyan, Sekjen FKP2B : Samboisme, Aparat kok tidak kapok-kapok

- Jumat, 23 September 2022 | 00:46 WIB
Syafril Sjofyan - Pemerhati Kebijakan Publik, Sekjen FKP2B, Aktivis Pergerakan 77-78. (Tim Harmasnews)
Syafril Sjofyan - Pemerhati Kebijakan Publik, Sekjen FKP2B, Aktivis Pergerakan 77-78. (Tim Harmasnews)

HARMASNEWS - Perlakuan keras dan brutal kembali diperlihatkan oleh aparat kepolisisan dalam mengamankan unjuk rasa mahasiswa di Bandung 22 September 2022. Setelah demo mahasiswa di gedung DPRD Provinsi Jabar mengenai kenaikan harga BBM.

Dalam rilis yang diterima Harmasnews dari WAG, Syafril Sjofyan Pemerhati Kebijakan Publik, Sekjen FKP2B, Aktivis Pergerakan 77-78, Menyebut Polisi membubarkan mahasiswa dengan gas air mata dan mengejar mahasiswa sampai jauh kearah Jalan Dago.

Bahkan beberapa masyarakat yang bukan peserta aksi pengendara kendaraan motor kena gas air mata.

Apa perlunya polisi harus mengejar mahasiswa sampai jauh dari lokasi unjuk rasa, ketempat umum.

Mahasiswa peserta aksi yang tertangkap, di pukuli dan ditendang. Mahasiswa bukan penjahat. Mereka calon-calon pemimpin.

Sedang melakukan tugas mereka dalam pengabdian kepada masyarakat. Menyampaikan aspirasi.

Memprotes kenaikan harga-harga. Tidak semestinya diperlakukan kekerasan secara semena-mena. Mengenai adanya tindakan anarkis harus juga peka, bahwa ada penyusup.

Saat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian anjlog karena kasus Sambo. Baru saja kena “tampar” oleh Menko Polhukam bahwa beberapa polisi tamak, bergaya hedonis dan sombong.

Institusi Polri dalam pengawasan rakyat. Lalu aparat polisi kembali melakukan tindakan kekerasan sesuatu tindakan tak terpuji dalam mengamankan unjuk rasa mahasiswa.

Tindakan tersebut akan menambah hancur kepercayaan masyarakat. Bahwa polisi sebagai pengayom. Artinya. Jangan salahkan rakyat karena berbagai tindakan, prilaku dan gaya hidup aparatlah yang membuat rusaknya citra polisi di mata rakyat.

Halaman:

Editor: Cokie Sutrisno

Sumber: Syafril Sjofyan - Pemerhati Kebijakan Publik, Sekjen FKP2B,

Tags

Artikel Terkait

Terkini

M Rizal Fadillah : Nadiem Menteri Gagal, Pecat Saja

Kamis, 29 September 2022 | 12:25 WIB

M Rizal Fadillah : Dewan Jenderal vs Dewan Kopral

Kamis, 29 September 2022 | 12:08 WIB

M Rizal Fadillah : Benteng Itu Akan Bobol Juga

Kamis, 22 September 2022 | 12:16 WIB

Ketika Bjorka dan Bambang Tri Tekan Jokowi

Selasa, 13 September 2022 | 10:16 WIB
X