• Selasa, 6 Desember 2022

Menko Polhukam : Utamakan Perawatan dan Pelayanan Kesehatan Korban Tragedi Kanjuruhan

- Senin, 3 Oktober 2022 | 13:33 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD saat berikan keterangan pers terkait tragedi Kanjuruhan  (Foto: Tangkapan layar Antara )
Menkopolhukam Mahfud MD saat berikan keterangan pers terkait tragedi Kanjuruhan (Foto: Tangkapan layar Antara )

HARMASNEWS - Hari ini sejumlah menteri Kabinet Jokowi melakukan kunjungan ke Jawa Timur untuk melihat dari dekat para korban tragedi Kanjuruhan. Sementara kabar kericuhan terus mendapat perhatian publik internasional bahkan viral seperti di China dan Malaysia.

Dikutip Harmasnews dari ANTARA, Senin 3 Oktober 2022, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan biaya perawatan para korban tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) malam akan ditanggung oleh negara.

Oleh karenanya Ia meminta Menteri Kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan. Jangan sampai mempersoalkan biaya. Karena yang akan menanggung.

"Intinya, utamakan perawatan bagi yang sakit, yang masih dirawat dan sebagainya. Mungkin mere memerlukan obat, perlu rumah sakit dan lain lain. Ini haria didahulukan," kata Mahfud dalam konferensi pers, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin.

Dengan demikian, kata Mahfud perawatan terhadap para korban dapat dilakukan dengan baik, termasuk di dalamnya diberikan pula perawatan pemulihan trauma (trauma healing).

Mahfud menegaskan pula bahwa ini semua merupakan salah satu hasil keputusan rapat rapat koordinasi antara Mahfud MD bersama sejumlah pihak, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo kepada para instansi terkait untuk mengusut tragedi Kanjuruhan.

Sejumlah pihak itu, di antaranya Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Menteri Kesehatan, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Sosial, Panglima TNI, Kapolri, KONI, dan PSSI, di Kantor Kemenko Polhukam, Senin pagi ini.

Selain memastikan biaya perawatan ditanggung oleh negara, dalam pengusutan kasus ini, Pemerintah juga membentuk tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) untuk mengusut tragedi Kanjuruhan.

Adapun tim tersebut dipimpin langsung oleh Mahfud dan melibatkan anggota dari unsur pejabat atau perwakilan kementerian terkait, organisasi profesi olahraga sepak bola, pengamat, akademisi, dan media massa.

Halaman:

Editor: Muklas Hamidi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Idham Romadhon Nahkodai PKSH IMM Ciputat

Minggu, 27 November 2022 | 18:26 WIB

310 Warga Meninggal Dunia Pascagempa Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 06:34 WIB
X