Cerita Hadi Siswoyo Pengusaha Tahu di Cilacap, Harga Kedelai Naik Jumlah Produksi Berkurang

- Senin, 28 November 2022 | 07:18 WIB
Kenaikan harga kedelai membuat pengusaha Tahu Cilacap ini menjerit (freepik.com)
Kenaikan harga kedelai membuat pengusaha Tahu Cilacap ini menjerit (freepik.com)

HARMASNEWS - Kenaikan harga kedelai beberapa hari ini membuat Pengusaha Tahu melakukan penyesuain produksinya. Hal itu guna menyeimbangkan antara modal dan harga jual.

Pengusaha Tahu rumahan bernama Hadi Siswoyo warga Kelurahan Sidakaya RT 03 RW 04 Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap mengaku sedih bila harga kedelai tidak diimbangi dengan harga jualnya.

Pengusaha Tahu Hadi mengatakan bila sebelum kenaikan untuk memproduksi Tahu bisa 2 kuintal sehari, namun kini hanya 1 kuintal saja gara gara harga kedelai naik.

Hadi Siswoyo pengusaha Tahu asal Cilacap (Galih Saputra/SuaraIndonesia)
"Kalau sebelumnya bisa sampai 2 kwintal, tapi sekarang produksinya cuma 1 kwintal 20 kilogram per hari, soalnya harga kedelai lagi mahal jadi tak kurangi biar nggak rugi, untung sedikit yang penting bisa buat makan sama bayar pekerja, itu aja," ungkap Hadi seperti dikutip dari Galih Suara Indonesia, Senin 28 Oktober 2022.

Dikatanya dengan adanya kenaikan harga kedelai, pendapatannya saat ini menjadi berkurang, tak seperti biasanya setelah mengurangi jumlah produksi Tahu.

"Semenjak jumlah produksi saya kurangi, sekarang pendapatan jadi berkurang, nggak seperti tadinya. Mau saya tambahi sedikit jumlahnya nanti nggak laku," ujar Hadi.

Lebih lanjut, kenaikan harga kedelai diketahui sudah terjadi sejak awal tahun dan saat ini harga kedelai mencapai Rp 14.500 per kilogram.

"Sekarang harga kedelai mahal Rp 14.500 per kilo, tadinya kan Rp 9.500 per kilonya. Harganya naik-naik terus, ini kabarnya mau naik lagi," katanya.

Agar pihaknya tidak semakin merugi, selain mengurangi jumlah produksi, Hadi juga terpaksa menaikan harga jual tahu per bijinya yang ia produksi.

"Harga tahu yang ukuran kecil per bijinya tadinya saya jual Rp 500 sekarang Rp 1.000, yang ukuran sedang tadinya Rp 800 sekarang jualnya Rp 1.250. Kalau yang besar tadinya Rp 1.500 sekarang Rp 2.000, mau nggak mau saya segitu jualnya, kalau nggak nanti nggak ada tambahannya," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Cokie Sutrisno

Sumber: Galih Saputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 AC Hemat Listrik dan Ramah Lingkungan

Rabu, 4 Januari 2023 | 13:01 WIB

Serial Komik Panji Tengkorak Bakal Difilmkan

Senin, 19 Desember 2022 | 14:18 WIB

Kopi Indonesia Masuk San Fransisco Festival

Jumat, 9 Desember 2022 | 20:43 WIB

Rupiah Melemah ke Angka Rp15.672 per Dollar

Jumat, 25 November 2022 | 22:57 WIB
X