Permadani Banjarnegara Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk, Nguri-uri Budaya Jawa

- Minggu, 4 Desember 2022 | 14:55 WIB
Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani) Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk, (Foto: Kominfo Banjarnegara )
Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani) Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk, (Foto: Kominfo Banjarnegara )

HARMASNEWS - Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani) Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk, Sabtu malam 3 Desember 2022 di di Balai Desa Medayu Kecamatan Wanadadi.

Kegiatan ini dihelat dalam upaya merawat dan melestarikan kebudayaan Jawa serta menjaga warisan leluhur sekaligus untuk memperingati Hari Wayang Nasional, dan memeriahkan peltikan pengurus DPC Permadani Kecamatan Purwanegara.

Pagelaran Wayang mulai pukul 20.00 WIB. Kegiatan tersebut juga untuk memperingati Hari Wayang Nasional, dan memeriahkan peltikan pengurus DPC Permadani Kecamatan Purwanegara

Tampak dua dalang kondang Banjarnegara tampil memukau malam itu, yaitu Ki Krisna Ady, Ki Bagong Sugiyanto, dengan bintang tamu Zaky Nugrah Maulana Syarif yang dulu kondang sebagai dalang cilik.

Acara juga didukung penuh Pemerintah Desa Medayu dan ‘Kompeten Bara’ (Komunitas Pengusaha Tenda).

Ketua panitia, H. Tjurigo, SH SE M Pd, mengatakan, pagelaran wayang ini digagas Permadani Banjarnegara dalam upaya melestarikan kebudayaan nenek moyang yang ada di Indonesia.

“Nguri-uri budaya dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui pagelaran wayang kulit ini. Pada pagelaran budaya ini bukan hanya para penampil saja yang melakukan uri-uri, namun para penonton juga secara langsung ikut melestarikan budaya,” katanya.

Menurut Tjurigo, generasi muda juga harus memahami budaya adi luhung wayang kulit yang harus dilestarikan. Gerenasi muda di era sekarang ini harus bisa memilih dan memilah, mana budaya budaya yang sesuai dengan jati diri bangsa.

Tekad dari Permadani Banjarnegara, kata Tjurigo, adalah ingin seiring sejalan bersama praktisi seni dan budaya khususnya Dewan Kesenian Banjarnegara bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk membangkitkan kecintaan generasi muda terhadap  budaya.

Halaman:

Editor: Muklas Hamidi

Sumber: Kominfo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X