• Selasa, 4 Oktober 2022

Rakor Registrasi Sosial Ekonomi BPS Banjarnegara, Ini Tujuannya

- Rabu, 21 September 2022 | 22:07 WIB
Pj Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto membuka rakor Registrasi Sosial Ekonomi 2022  (Foto: Dr Tuswadi )
Pj Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto membuka rakor Registrasi Sosial Ekonomi 2022 (Foto: Dr Tuswadi )

HARMASNEWS - Pada bulan Oktober – Nopember 2022 Badan Pusat Statistik seluruh Indonesia termasuk BPS Kabupaten Banjarnegara akan menyelenggarakan kegiatan Registrasi Sosial Ekonomi 2022.

Kegiatan ini penting dilaksanakan untuk menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat desa /kelurahan.

"Keberhasilan pelaksanaan Registrasi Sosial Ekonomi 2022 merupakan tanggung jawab bersama," kata Ratna Setyowati, Kepala BPS Kabupaten Banjarnegara, Ratna Setyowati, Rabu 21 September 2022. 

Menurutnya, untuk menyukseskan kegiatan tersebut, BPS Kabupaten Banjarnegara  menyelenggarakan Rapat Koordinasi  dengan tema “Kolaborasi Mewujudkan Satu Data Untuk Kesejahteraan Masyarakat”.

Kegiatan dilaksanakan di Cinema 2 Surya Yudha Banjarnegara dihadiri oleh Pj Bupati Banjarnegara, Sekda Banjarnegara dan Asisten setda Banjarnegara.

Kemudian, Kepala Bagian Setda, delegasi dari OPD dan Badan di lingkungan Pemda Banjarnegara, Sekwan, Inspektorat, Camat dan Kasi Kesra Se Kabupaten Banjarnegara, serta utusan instansi vertikal, organisasi massa, organisasi profesi, dan Perguruan Tinggi dengan total 160 peserta.

Tri Subagya, ketua pelaksana rakor Registrasi Sosial Ekonomi 2022 menyampaikan, ada  empat nara sumber memaparkan materi terkait topik yang dibahas yaitu Sekda Banjarnegara, Indarto, Kepala Dinas Sosial dan PPPA, Noor Tamami, Kepala BPS, Ratna Setyowati, dan Dr Tuswadi, peneliti pada Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI).

Peneliti Akademi Ilmuwan Muda Indonesia, Dr Tuswadi dalam paparannya mengetengahkan hasil riset terkini mengenai persepsi masyarakat akar rumput terkait pendidikan dan kemiskinan.

Berdasarkan on-line survey (11-15 September 2022) melibatkan 767 responden ditemukan data menarik yaitu terdapat 94,3 % responden setuju pendidikan dapat menghapus kemiskinan dan 86,3% responden setuju pendidikan menyejahterakan.

Halaman:

Editor: Muklas Hamidi

Sumber: Tim HarmasNews

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pembangunan Talud Capai 5,2 Persen pada Pra-TMMD

Jumat, 30 September 2022 | 19:48 WIB
X